Nekat Menghabisi teman nongkrongnya sendiri lantaran di ejek gak punya motor

Gambar ilustrasi: flickr



Asep Norpizal warga Bekasi telah menghembuskan nafas terakhirnya akibat tikaman pisau yang bertubi tubi-tubi oleh teman nongkronya sendiri. Motif pembunahan biadab tersebut lantaran korban Asep Norpizal selalu mengejeknya, karena sakit hati pelaku ber inisial AS kemudian menghabisi korban dengan tikaman pisau berikut  kronologinya yang saya copas dari http://m.jpnn.com/news.php?id=477556


Diejek Tak Punya Motor, Pisau Belati Bicara
Minggu, 30 Oktober 2016 , 15:46:00

JAKARTA -AS alias L harus mempertanggung jawabkan   perbuatannya. Dia adalah pembunuhan keji di Babelan, Kabupaten Bekasi lantaran nekat menghabisi nyawa temannya sendiri pada Rabu lalu (26/10).

 Korban aksi keji AS adalah Asep Norpizal yang tak lain adalah teman nongkrong pelaku. Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto mengatakan, pelaku menghabisi Asep karena sakit hati.

”Setiap nongkrong korban selalu mengejek, tidak punya motorlah, apalah,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Minggu (30/10).

Pelaku menghabisi nyawa korban di Kampung Cabang Empat, RT 02/RW 01 Desa Hurip Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Kronologisnya, pelaku meminta korban mengantarnya membeli makan.

Usai membeli makan, korban disuruh mengantarkan lagi ke salah satu tempat. Di tengah perjalanan, sambung Budi, pelaku minta berhenti dengan maksud untuk buang air kecil. Korban juga ketika itu buang air kecil.

“Selesai buang air kecil, pelaku yang telah menyediakan sebuah pisau langsung menusuk perut dan leher korban hingga meninggal,” bebernya.

Tak hanya itu, pelaku juga membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Vario warna abu-abu. Sedangkan pelat motornya dilepas dan jasad korban ditinggalkan di lokasi.

Warga yang menemukan jasad korban lantas melapor ke polisi. Unit IV Subdit Resmbo Ditreskrimum Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Teuku Arsya Khadafi lantas memburu pelaku.

“Sehari sesudahnya pada tanggal 27 Oktober, pelaku kita tangkap di Babelan, Bekasi Utara. Dari tangan pelaku juga didapati kunci leter T yang menandakan pelaku juga sindikat curanmor,” katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dibidik dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, juncto Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, juncto Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan. “Ancamannya hukumannya adalah pidana mati,” tukas dia.(elf/JPG)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s